İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

Senin, Februari 26, 2024
Google search engine
BerandaBERITA NGAWIAdu Jotos Dua Remaja Putri Viral di Media Sosial

Adu Jotos Dua Remaja Putri Viral di Media Sosial

SINARJATIM.COM – Video yang memperlihatkan dua remaja putri di Ngawi viral di jejaring sosial Facebook dan WhatsApp Grup.

Video tersebut mempertontonkan Aksi adu mulut hingga beruntut duel, aksi dua putri tersebut terjadi di Taman Desa Ngale, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada, Rabu 27 Oktober 2021.

Parahnya, perkelahian tersebut malah direkam dan disaksikan oleh beberapa teman dari masing-masing, setelah dirasa puas duel, ia lalu membubarkan diri, Sabtu (30/10/21).

Kedua remaja putri yang terlibat duel, identitasnya sudah di kantongi pihak kepolisian dan saat ini tengah ditangani unit PPA satreskrim Polres Ngawi.

Kedua remaja putri itu berinisial VAS (15) yang diketahui warga Desa Banjarbanggi, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi pelajar SMK, kemudian satunya berinisial NNF (16) warga Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Duelnya dua remaja tersebut bermula dari cek cok yang dimulai dari Media Sosial (Medso) milik VAS yang merendahkan NNF, Kemudian mereka janjian di taman Desa Ngale.

Sementara itu, Indah Lestari pedagang di sekitar Taman Ngale mengatakan, “Dua remaja putri tersebut adu pukul dan saling Jambak rambut, saya tinggal pergi, gak tau kok bubar sendiri,” katanya.

Yan Teguh Wibowo kepala Desa Ngale menyayangkan dengan aksi dua pelajar tersebut, tidak sepantasnya taman jadi ajang adu jotos.

“Saya sempat bingung ketika diklarifikasi, memang benar tempatnya di Taman Ngale, tapi itu bukan warga masyarakat kami,” kata Kades Ngale.

Kepala Dusun (Kasun) Desa Ngale saya suruh mencari siapa dua orang remaja putri tersebut, ternyata masih dibawah umur dan satunya masih sekolah.

“Saya prihatin, anak bangsa kok jadi begini, kami membuat taman bukan untuk adu jotos atau hal negatif laiinya, melainkan untuk berolahraga,” tutupnya.***

Penulis : Sutrisno

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments