İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

Senin, Februari 26, 2024
Google search engine
BerandaBERITA DAERAHBripka Febri, Polisi Penyelamat Pendeta asal Korsel yang Kuasai 4 Bahasa Asing...

Bripka Febri, Polisi Penyelamat Pendeta asal Korsel yang Kuasai 4 Bahasa Asing mendapat penghargaan dari Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan (Korsel)

SINARJATIM.COM – Penghargaan itu diterima Febri , anggota Unit Intelkam Polsek Jambangan, Polrestabes Surabaya setelah berjuang menyelamatkan nyawa seorang pendeta asal Negeri Gingseng bernama Kim yang sedang terpapar Covid-19 varian terbaru pada 18 Juli 2021 lalu.

Pada bulan Juli 2021, kasus Covid-19 di Indonesia sedang tinggi-tingginya, saat itu pendeta KIM terpapar virus Covid -19 dan kesulitan mendapatkan rumah sakit yang akhirnya pendeta KIM bisa sehat kembali setelah mendapat pertolongan dari Bripka Febri.

Febri mengawali karirnya menjadi anggota Polri melalui pendaftaran Bintara gelombang satu pada Tahun 2006, yang perjuangannya untuk menjadi polisi tidaklah mudah, “awalnya, bapak saya (almarhum) itu sopir taksi, adik saya satu sekolah di SMA, saya dulu di SMA 1 Sidoarjo, saat saya Kelas 2 ayah meninggal, mulai saya mulai bekerja saat selesai pulang sekolah,” kenangnya

“Kemudian saya merantau ke Bondowoso, di sana saya kerja saat ada penerimaan calon bintara Polri saya disuruh oleh ibu untuk mencoba mendaftar polisi, akhirnya waktu saya mendaftar di Polres Besuki (Situbondo), saat mendaftar saya juga sertakan prestasi saya sebagai atlit bela diri yang beberapa kali menang juara satu “, Jelasnya

Saat saya bertugas di Polsek Tegalsari saya mendapat kesempatan kejuruan bahasa Jepang di sbasa sepulangnya saya ditugaskan di unit Pengawasan Orang Asing,” terangnya.

Dari bahasa-bahasa yang dikuasai itu, polisi kelahiran 1987 di Sukodono, Sidoarjo itu mengaku yang cukup lancar yakni Bahasa Inggris dan Jepang. Selebihnya, masih dalam proses belajar.

“Ada empat Bahasa, Inggris, Jepang, Perancis dan Korea, yang lumayan bagus itu bahasa Inggris dan bahasa Jepang, bukan dibilang mahir ya,” tutur dia.***

Penulis : Str

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments