İstanbul escort bayan sivas escort samsun escort bayan sakarya escort Muğla escort Mersin escort Escort malatya Escort konya Kocaeli Escort Kayseri Escort izmir escort bayan hatay bayan escort antep Escort bayan eskişehir escort bayan erzurum escort bayan elazığ escort diyarbakır escort escort bayan Çanakkale Bursa Escort bayan Balıkesir escort aydın Escort Antalya Escort ankara bayan escort Adana Escort bayan

Senin, Februari 26, 2024
Google search engine
BerandaBERITA DAERAHdi Ponorogo, Ada Guru Playgroup Tinggal dirumah Hampir Ambruk

di Ponorogo, Ada Guru Playgroup Tinggal dirumah Hampir Ambruk

PONOROGO, SINARJATIM.COM – Miris, di Ponorogo, Jawa Timur ada Guru di salah satu playgroup tinggal di gubuk reyot hampir ambruk, ia tinggal tepatnya di Kelurahan, Mangunsuman, Kecamatan Siman, Ponorogo.

Nama guru tersebut adalah Siti Maimanah (33), gubuk yang ia tinggali tergolong tak layak huni, pasalnya dinding teras sudah retak dan dibagian sisi dinding sengaja dikasih penyangga bambu, Pun beberapa atap juga bocor.

Tak hanya itu saja, biasanya rumah dindingnya menggunakan bata merah kalau gak herbel, kondisi rumah Siti masih menggunakan pasangan bata berbahan tanah liat jadi rentak ambruk.

Pada saat diwawancarai Siti mengatakan, “Ini kan musim penghujan, saya memilih keluar rumah, jika malam hujan tiba saya memilih tidak tidur, karena takut roboh, bocor juga dimana-mana,” katanya.

Perlu diketahui Siti saat ini tengah hamil, keluarga Siti juga selalu terjaga dari tidur pada saat huja turun, Senin 24 Januari 2022.

Ini dilakukan Siti dan keluarganya karena ia memiliki trauma tersendiri, Pasalnya pada tahun 2021 di bulan pertengahan bangunan dapur dan satu kamar roboh, pada waktu itu Siti beruntung tengah berada di ruangan lain.

Nasibnya tak seberuntung guru-guru lainnya, ia hanya bisa bersabar, “Tidak ada opsi lain, gaji guru tidak seberapa, suami pun hanya buruh bangunan, jadi uangnya hanya cukup untuk makan dan minum sehari-hari,” tandas Siti sambil menitikkan air mata.

Siti merupakan lulusan Sarjana Strata Satu jurusan Fisika IKIP PGRI Kota Madiun, kata Siti setelah lulus dirinya sudah mengirimkan lamaran, Namun hingga kini belum ada jawaban.

Dia memilih pasrah, rumah yang ia tempati penggilingan orang tuanya, “Bagaimana ya mas, untuk memperbaiki rumah belum bisa, karena memang tak ada biaya,” ucapnya terbata-bata.

Ia juga beruntung memiliki tetangga samping kiri kanan rumahnya yang selalu peduli, pada saat dapurnya roboh tetangga juga peduli.

Sementara itu, Muhammad Yani ketua RT mengaku warganya akan melakukan gugur gunung secara swadaya, itu dilakukan mengingat kondisi rumah Siti akan ambruk jika tidak segera diperbaiki.

“Sudah ada beberapa bantuan yang masuk, seperti LKM Mangunkusumo, BAZNAS Ponorogo, Lazisnu Cabang Ponorogo,” tutupnya.***

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments