Dua Siswa Positif Covid-19, KBM Tatap Muka dihentikan

NGAWI, SINARJATIM.COM – di Ngawi, Jawa Timur Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka terbatas harus diberhentikan, Hal itu dilakukan dikarenakan ada dua pelajar SMP yang terpapar positif covid-19.

Mendengar itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disparbud) Ngawi ambil sikap dengan mengeluarkannya surat edaran yang berisikan pemberhentian KBM tatap muka terbatas di SMP Negeri 5 Ngawi mulai tanggal 27 Januari 2022 hingga 9 Februari 2022.

Awal mula begini, “Laporan itu dari Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Ngawi, bahwa ada 2 siswanya yang lagi sakit di Puskesmas Ngawi Purba yang kemudian di rujuk ke RS At-tiin dan RSU dr Soeroto Ngawi,” kata Sumarsono kepala Disparbud Ngawi.

Setelah itu, “Kedua siswa tersebut dilakukan pemeriksaan PCR, dan ternyata hasilnya positif,” tandasnya, Kamis 27 Januari 2022.

KBM tatap muka lalu kita berhentikan setelah berkoordinasi dengan satgas covid-19 melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi. acap Sumarsono.

Sumarsono menjelaskan, “Selama 14 hari siswa bakalan belajar daring (Dalam Jaringan Online) dirumah, agar virus covid-19 tak menyebar,” ungkapnya.

Dinkes Ngawi juga melakukan tracking kepada beberapa siswa kelas 9 H yang dimana merupakan kelas kedua siswa yang terpapar covid-19 itu belajar.

“Alhamdulillah, dari 32 siswa dan 10 pengampu yang kami tracking hasilnya negatif,” tambahnya.

Perlu diketahui KBM 100% terbatas ini sudah dimulai pada 5 Januari 2022 lalu, akan tetapi skema itu bakalan kami evaluasi bagi jenjang PAUD, SD dan SMP.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *