HOME

Evakuasi Jenazah Korban Penembakan di Nduga Papua Ditunda

Jakarta, Sinarjatim.com – Evakuasi jenazah anggota TNI Yonif 755/Kostrad, Sersan Handoko, yang menjadi korban penembakan KKB di Pos Yalet, Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua ditunda. Evakuasi akan dilanjutkan besok.

Wakapendam XVII/Cendrawasih mengatakan helikopter yang sudah disiapkan untuk evakuasi belum bisa digunakan karena cuaca di lokasi selalu berubah-ubah.

“Kita tahu sendiri lokasi di sana seterti apa. Cuaca selalu berubah-ubah. Kita sudah siapkan helikopter di Wamena. Namun, sampai saat ini kita belum bisa melakukan evakuasi,” katanya.

“Semoga besok pagi kita bisa evakuasi. Jika menungkinkan subuh kita evakuasi jalur darat. Semoga kita dapat segera evakuasi untuk kemudian dapat dimakamkan secara terhormat sebagai pasukan yang gugur dalam tugas,” lanjutnya.

Sebelumnya, Kelompok kriminal bersenjata (KKB) membunuh 31 karyawan PT Istaka Karya. Setelah itu, mereka menyerang Pos TNI Yonif 755/Yalet di Mbua, Nduga, dan menyebabkan 1 orang anggota TNI tewas dan satu terluka.

“Tadi malam KKB juga melakukan penyerangan terhadap Pos Satgas Yonif 755/ Yalet, menyebabkan 1 anggota tewas ditembak. Pos ini merupakan pos TNI terdekat dengan lokasi kejadian (pembantaian pekerja jembatan),” kata Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi saat ditemui di Makodam Cenderawasih di Jayapura, Selasa (4/12).