HUKUM PERISTIWA

Penipu Cashback Online Di Tangkap Polda Jatim

sinarjatim.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim meringkus sekelompok orang yang memanfaatkan promo uang kembali atau cashback di situs e-commerce tokopedia dengan cara curang.

Subdirektorat V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim mengungkapkan komplotan yang beranggotakan 4 (empat) orang ini dalam prakteknya manipulasi dokumen elektronik dalam situs tokopedia.com

Mereka yang telah ditetapkan sebagai tersangka antara lain S alias SHB (23) warga Blitar, CDP (30) warga Malang, ZNH (32) warga Tulungagung dan AR (41) warga Malang.

Wakil Direktur Krimsus Polda Jatim AKBP Arman Asmara menjelaskan modus pelaku dengan berperan sebagai penjual sekaligus pembeli. Dengan menggunakan akun yang dibuat sendiri, mereka melakukan transaksi palsu.

“Tersangka S pemilik dan pengguna nama akun tokopedia Original Mr Crab yang berperan sebagai penjual bekerjasama dengan tersangka lainnya CDP, ZNH, dan AR yang berperan sebagai pembeli,” ujar Arman, di Mapolda Jatim, Kamis (18/7).

Para pelaku kemudian melakukan pembelian voucher Indomaret dengan nominal Rp1 juta dan akan dijual Rp1.010.000 pada akun Mr Crab. Dari situ, mereka memperoleh keuntungan berupa cashback senilai 10 persen dari total nominal pembelian.

“Setelah pembeli mendapatkan cashback tersebut, tersangka S mengembalikan uang pembelian ke rekening tersangka CDP, ZNH, dan AR sesuai nominal voucher yang dibeli. Dari transaksi tersebut S mendapat keuntungan berupa selisih harga dengan voucher Rp10 Ribu,” tuturnya.

“Sedangkan tiga tersangka lainnya mendapat untung cashback dengan jumlah 10 persen dari nominal yang dibeli,” ujar Arman.

Aksi curang tersebut pun diketahui oleh pengelola situs. Akun Mr Crab pun akhirnya dibekukan oleh pihak Tokopedia dan dilaporkan ke Polda Jatim.

“Pada tanggal 2 Agustus 2018, PT Tokopedia melalui saudara Theodorus Warlando Ginting melaporkan perkara ini ke SPKT Polda Jatim untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar Arman.

Dari tangan tersangka polisi menyita sejumlah barang bukti berupa buku rekening bank, handphone, dan laptop, lalu 940 lembar voucher Rp 50 ribu, 960 lembar voucher Rp 25 ribu, dan 100 lembar voucher Rp100 ribu.

Akibat perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 35 Jo Pasal 51 ayat 1 UU Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 378 KUHP.

 

 

sumber :cnnindonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *